Dugaan Perampokan Karangpandan, Dua Orang Terekam CCTV

Dugaan Perampokan Karangpandan, Dua Orang Terekam CCTV
Penampakan toko di Karangpandan, Karanganyar, yang diduga menjadi sasaran perampokan hingga menyebabkan karyawan dianiaya, Rabu (16/9/2026) malam. (Espos-Indah Septiyaning W.)

Jayakartatoday.com, KARANGANYAR—Dua orang yang terdiri atas seorang perempuan dan laki-laki diduga terlibat dalam penganiayaan penjaga Toko Rumah Matahari Ayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Rabu (16/9/2026) malam. Keduanya terekam kamera CCTV saat datang ke toko tersebut.

Penjaga toko berinisial N mengalami luka pada bagian kepala dan tangan kiri setelah diduga dipukul menggunakan benda berbahan besi. Hingga Rabu malam, keberadaan dua orang tersebut masih dalam penyelidikan polisi.

Pemilik Toko Rumah Matahari Ayu, Ayu Fitriani, mengatakan kedua orang tersebut awalnya datang ke toko dan melihat-lihat barang. Salah satunya sempat mengecek sepatu.

“Dia sebelumnya sudah ke situ, cek-cek sepatu. Habis itu dia bilang, saya mau lihat yang sebelah sana,” kata Ayu saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu malam.

Setelah melihat-lihat, kedua orang tersebut meninggalkan toko. Namun, mereka kemudian kembali lagi. Menurut Ayu, keduanya datang ke toko sebanyak dua kali.

Pada kedatangan kedua, perempuan tersebut kembali menanyakan barang yang sebelumnya dilihat kepada penjaga toko. Penjaga toko kemudian melayani permintaan tersebut.

“Ceweknya bilang, mau yang tadi. Nah penjaga toko ini lalu kan jongkok mau ambil barang, saat itu dia langsung dipukul,” kata Ayu.

Penjaga toko diduga dipukul menggunakan benda berbahan besi. Ayu mengatakan besi tersebut dibawa oleh orang yang datang ke toko dan ditinggalkan di lokasi setelah digunakan untuk memukul korban.

Ayu belum dapat memastikan identitas kedua orang tersebut. Informasi mengenai keduanya masih dalam penyelidikan polisi, termasuk melalui pemeriksaan rekaman CCTV yang berada di toko.

Korban Alami Luka di Kepala dan Tangan

Ayu mengatakan penganiayaan tersebut menyebabkan penjaga toko berinisial N mengalami luka pada bagian kepala dan tangan kiri. Korban harus menjalani perawatan di rumah sakit. Bagian kepala korban mengalami luka hingga harus mendapatkan sejumlah jahitan.

“Kondisinya luka jahit, penuh luka jahit di bagian kepala,” katanya.

Selain luka di kepala, tangan kiri korban mengalami patah tulang. Saat ditemui Ayu, tangan korban masih dipasangi alat untuk penanganan patah tulang. Meski mengalami luka cukup serius, korban masih dapat berkomunikasi.

Ayu menjelaskan saat kejadian hanya ada satu orang yang berjaga di dalam toko. Biasanya ada karyawan lain yang turut berjaga, tetapi karyawan tersebut sedang sakit sehingga digantikan oleh N.

Setelah kejadian, Ayu melakukan pengecekan terhadap barang-barang di toko. Hingga Rabu malam, dia belum menemukan adanya barang maupun uang yang hilang.

“Sementara tidak ada sih, tidak ada yang hilang termasuk uang. Jadi saat kejadian karyawan saya menjerit tolong tolong sehingga pelaku kabur,” katanya.

Polisi Dalami Dugaan Perampokan

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono mengatakan polisi masih mendalami kasus tersebut. Polisi belum memastikan apakah kejadian itu merupakan pencurian disertai kekerasan atau tindak penganiayaan.

Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan bercak darah di meja kasir serta ruang ganti. Polisi juga mengamankan rekaman CCTV dan sejumlah benda yang ditemukan berserakan di lokasi.

Polisi masih memeriksa rekaman CCTV, keterangan saksi, dan berbagai temuan di lokasi untuk mengungkap rangkaian kejadian serta identitas orang yang diduga terlibat.

Hingga Rabu malam, polisi belum memastikan adanya barang maupun uang yang dibawa dari Toko Rumah Matahari Ayu.

Leave a Reply