Tiga Pemuda Ngringo Hilang Usai KM Virgo Tenggelam, Keluarga Berharap Selamat

Tiga Pemuda Ngringo Hilang Usai KM Virgo Tenggelam, Keluarga Berharap Selamat
Pemerintah desa (Pemdes) Ngringo saat mengunjungi rumah Ahda Dhiyaurohman di Jalan Pesona 8 Nomor 121, Ngringo pada Selasa (15/9/2026).

Jayakartatoday.com, KARANGANYAR—Tiga pemuda yang berdomisili di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, hingga Selasa (15/9/2026) masih dalam pencarian setelah KM Virgo Transport 8 yang mereka tumpangi tenggelam di Laut Jawa.

Ketiganya yakni Jevon Joechelin Jotham, 19, Aldo Nurahmansyah, 19, dan Ahda Dhiyaurohman, 18. Mereka berangkat bersama dari Surabaya menuju Banjarmasin untuk mencari pekerjaan di perkebunan kelapa sawit.

Hingga Selasa siang belum ada informasi mengenai keberadaan ketiga pemuda tersebut. Keluarga pun masih menunggu perkembangan pencarian dari Basarnas.

Suji Wibowo Bayan, warga Karangrejo, Desa Ngringo, mengatakan keluarga ketiga pemuda tersebut masih berharap mereka dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

“Intinya masih berharap dan berdoa semoga anaknya bisa ditemukan dengan kondisi selamat,” kata Suji, Selasa.

Menurut dia, keluarga Aldo dan Ahda memilih tetap berada di rumah sambil menunggu informasi resmi dari Basarnas. Mereka belum memutuskan berangkat ke Surabaya karena perkembangan pencarian masih terus dipantau.

“Intinya menunggu informasi dulu dari Basarnas. Kalau ke sana pun nanti juga menunggu. Jadi stay di rumah dulu. Nanti sewaktu-waktu dikontak posko yang di Surabaya atau di Banjarmasin, langsung menuju ke sana,” ujarnya.

Suji mengatakan hingga Selasa siang belum ada kabar terbaru mengenai keberadaan ketiga pemuda tersebut. Keluarga masih menanti informasi dari tim pencarian dan pertolongan.

“Belum, masih menunggu, masih menunggu,” kata dia.

Keluarga Masih Menunggu Kabar

Ketiga pemuda tersebut diketahui merupakan teman dan tinggal berdekatan di wilayah Desa Ngringo. Mereka berangkat bersama karena memiliki tujuan yang sama, yakni mencari pekerjaan di Banjarmasin.

Ahda selama ini tinggal bersama orang tua dan adiknya di Ngringo. Meski berdomisili di Ngringo, secara administrasi kependudukan Ahda masih tercatat sebagai warga Kota Solo.

Sementara itu, Aldo tinggal di rumah budenya di kawasan Jalan Anggrek, Ngringo. Suji mengatakan Ahda berangkat karena hendak mencari pekerjaan di perkebunan kelapa sawit.

Sebelum berangkat, Ahda masih berkomunikasi dengan orang tuanya melalui WhatsApp. “Iya, lewat WhatsApp komunikasi dengan orang tuanya,” ujarnya.

Suji mengatakan keluarga hingga kini masih menanti kabar mengenai ketiga pemuda tersebut. Harapan utama keluarga adalah Jevon, Aldo, dan Ahda dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Pemerintah Desa Ngringo juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperoleh informasi terbaru mengenai proses pencarian.

Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 yang membawa ketiga pemuda tersebut berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Jumat (11/9/2026). Kapal tersebut kemudian dilaporkan tenggelam di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.

Hingga Selasa (15/9/2026), Jevon, Aldo, dan Ahda masih dalam pencarian. Keluarga berharap informasi mengenai keberadaan mereka segera diperoleh dari tim pencarian dan pertolongan.

Leave a Reply