Ikuti Bulls.Soc Fun Run di Solo, Ganjar Pranowo Kampanyekan Peduli Lingkungan

Ikuti Bulls.Soc Fun Run di Solo, Ganjar Pranowo Kampanyekan Peduli Lingkungan
Ganjar Pranowo (kanan depan) bersama pelari lain ketika mengikuti ajang lari Bulls.Soc Fun Run 5K yang start dari di Car Free Day (CFD) Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (13/9/2026). (Istimewa)

Jayakartatoday.com, SOLO — Mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengikuti ajang lari Bulls.Soc Fun Run 5K di Car Free Day (CFD) Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (13/9/2026).

Bersama sang istri, Siti Atikoh, mengambil titik start dari Diamond Resto, menyusuri kampung Batik Kauman lalu kembali lagi.

Ditemui selepas lari, Ganjar mengaku terkesan dengan konsep acara yang ditawarkan.

Menurutnya, fun run tersebut berhasil menggabungkan olahraga, diskusi interaktif, dan kampanye lingkungan.

Ia juga menyoroti tingginya antusiasme serta kepedulian peserta terhadap isu pengelolaan sampah.

“Kegiatannya menarik, satu ada olahraganya, dua ada diskusinya, dan yang ketiga masyarakat bertanya soal sampah. Jadi tidak hanya sekadar event olahraga dari Bulls.Soc, tapi melibatkan partisipasi masyarakat,” ungkap Ganjar kepada wartawan, Minggu.

Melihat antusiasme tersebut, Ganjar optimistis kampanye semacam ini dapat terus dikembangkan pada acara-acara berikutnya.

“Sehatnya dapat, tapi awareness [kesadaran] masyarakat soal sampah surprise buat saya. Artinya mereka punya kesadaran yang cukup bagus,” katanya.

Ia juga mengapresiasi keberadaan kampung-kampung yang telah berhasil mengelola sampahnya sendiri secara mandiri. “Maka hal ini mesti terus ditularkan agar menjadi habit [kebiasaan] hidup bersih dan sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Founder Bulls S.O.C, Dhading Baskoro Wibowo, menjelaskan acara ini terselenggara lewat kolaborasi dengan berbagai komunitas lari, seperti Runinspiration, Nona Runners, hingga Sparko.

Selain komunitas lari, Dhading menegaskan kegiatan juga memiliki napas kepedulian lingkungan dengan menggandeng komunitas Bank Sampah Migunani.

“Pesan yang ingin kami sampaikan kepada seluruh masyarakat adalah kita tidak hanya sekadar berlari. Kita mulai memperhatikan apa yang ada di sekitar kita, dan memanfaatkannya, dari yang tadinya tidak terpakai menjadi hal yang bermanfaat,” urai Dhading.

Selain isu lingkungan, Bulls.Soc Fun Run 5K juga memberikan pengalaman eksplorasi budaya. Rute lari diarahkan melintasi rel kereta api di jalan utama kota dan masuk menyusuri lorong-lorong Kampung Wisata Batik Kauman.

Di sana, para pelari disambut dengan tarian tradisional serta suguhan minuman Seroja, yakni paduan serai, rosela, dan jahe.

Terkait kehadiran Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh, Dhading menegaskan hal tersebut tidak bermuatan politis. Menurutnya pasangan tersebut diundang murni sebagai sosok panutan untuk memotivasi anak-anak muda agar lebih aktif bergerak.

“Pak Ganjar dan Ibu Atikoh hari ini menjadi role model. Di usia yang sudah tidak muda lagi, beliau masih mempunyai semangat dan jiwa muda. Pesan positif ini yang ingin kami tularkan agar anak-anak muda tidak terus-terusan dikuasai oleh gadget dan bisa menerapkan lifestyle yang sehat,” tegasnya.

Secara keseluruhan, acara ini berhasil menyedot partisipasi sekitar 400 hingga 500 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 300 peserta yang terdaftar dalam fun run, ditambah dengan seratusan warga yang mengikuti sesi senam Zumba.

Ke depan, Dhading berharap kegiatan olahraga yang disisipi nilai-nilai sosial ini dapat terus dilestarikan.

“Goal akhirnya adalah bagaimana kita menyadari dan mengubah mindset bahwa masalah sampah di mana-mana itu sama. Namun yang ditekankan adalah kesadaran yang dimulai dari diri kita sendiri agar kepedulian itu tumbuh,” katanya.

Leave a Reply