Semangat! Vocalista Angels Klaten Bidik Juara Dunia di World Choir Games 2026

Semangat! Vocalista Angels Klaten Bidik Juara Dunia di World Choir Games 2026
Vocalista Angels menggelar konser pelepasan di Pendopo Pemkab Klaten, Minggu (2/8/2026). (Daerah/Taufiq Sidik Prakoso)

Jayakartatoday.com, KLATEN — Grup paduan suara asal Klaten, Vocalista Angels, kembali membawa nama Indonesia ke ajang World Choir Games 2026 di Helsingborg, Swedia, dengan target meraih juara dunia. Sebelum bertolak ke Eropa, kelompok paduan suara yang telah berdiri hampir 30 tahun itu menggelar konser pelepasan di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Minggu (2/8/2026).

World Choir Games merupakan festival sekaligus kompetisi paduan suara terbesar di dunia yang mempertemukan kelompok vokal dari berbagai negara. Tahun ini, ajang tersebut berlangsung pada 6-16 Agustus 2026 di Helsingborg, Swedia.

Pada konser pelepasan, Vocalista Angels menampilkan sejumlah repertoar yang akan dibawakan dalam kompetisi, termasuk lagu daerah Bali berjudul Dewa Ayu Janger serta satu lagu daerah asal Kalimantan untuk kategori Folklore.

Pembina Vocalista Angels, Thea Rosa, mengatakan rombongan dijadwalkan berangkat dari Klaten pada Selasa (4/8/2026). Sebanyak 29 anggota paduan suara, tiga pelatih, dan tiga ofisial akan mengikuti kompetisi tersebut.

“Mereka akan mengikuti lomba paduan suara atau bisa disebut olimpiade paduan suara World Choir Games. Ini merupakan pertarungan kami yang kesekian dan kami ingin yang terbaik. Ada 102 negara yang akan berlomba di sana,” kata Thea seusai konser.

Vocalista Angels mengikuti dua kategori lomba, yakni Children’s Choir dan Folklore. Untuk kategori Folklore, mereka membawakan dua lagu Nusantara, sedangkan pada kategori Children’s Choir akan menyanyikan lagu wajib yang ditentukan panitia.

Thea menjelaskan persiapan menuju World Choir Games dilakukan selama tujuh bulan. Para peserta dipilih melalui seleksi ketat dari sekitar 70 anggota Vocalista Angels. Menjelang keberangkatan, intensitas latihan ditingkatkan hingga empat kali dalam sepekan.

Peserta yang berangkat berusia antara delapan hingga 26 tahun. Sebagian besar berasal dari Klaten, sedangkan sekitar 20 persen berasal dari Solo dan Yogyakarta. Dari total 29 anggota, sekitar 20 orang baru pertama kali mengikuti kompetisi internasional, bahkan beberapa di antaranya baru pertama kali naik pesawat.

Meski demikian, World Choir Games bukan pengalaman baru bagi Vocalista Angels. Grup tersebut telah sekitar 10 kali mengikuti ajang serupa dan beberapa kali berhasil meraih gelar juara dunia.

Thea mengatakan keberhasilan di ajang internasional bukan semata-mata soal hadiah. Menurutnya, pengalaman dan prestasi yang diraih akan menjadi kebanggaan sekaligus bekal bagi masa depan para anggota.

“Kami tidak pernah mengharapkan hadiah uang. Yang kami harapkan adalah kemenangan dari anak-anak ini. Kebanggaan sebagai anak Indonesia, khususnya anak Klaten. Dan mereka akan mendapatkan sertifikat pernah menjadi juara tingkat internasional. Sertifikat ini ternyata sangat mendukung pendidikan mereka semua,” ujarnya.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Klaten, Slamet, mengatakan Vocalista Angels tidak sekadar mengikuti perlombaan, tetapi juga membawa identitas budaya Indonesia ke panggung dunia.

“Setiap harmoni suara yang dilantunkan adalah cerminan dari semangat kebersamaan, keberagaman, dan keagungan budaya Indonesia,” kata Slamet.

Salah seorang anggota Vocalista Angels, Shalom, 19, mengatakan seluruh anggota menjalani latihan vokal, kekompakan, hingga menjaga pola makan dan kesehatan selama masa persiapan.

“Jelas bangga menjadi bagian dari grup paduan suara ini dan mengenalkan budaya Indonesia. Mudah-mudahan lewat paduan suara ini bisa mengenalkan budaya Indonesia ke kancah internasional,” ujar Shalom.

Sementara itu, Oni dan Oci yang masing-masing berusia 10 tahun dan 11 tahun mengaku World Choir Games 2026 menjadi pengalaman pertama mereka tampil di kompetisi internasional. Keduanya berharap dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang gelar juara bagi Indonesia.

Leave a Reply