Sukseskan Zero Waste 2027, Pemkot Madiun Ajak Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah

Sukseskan Zero Waste 2027, Pemkot Madiun Ajak Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah
Suasana foto bersama pelaksana tugas (Plt) Walikota Madiun, F Bagus Panuntun dan Pendekar Hijau di kawasan Pahlawan Street Center, Jumat (31/7/2026) malam. (Espos.id/Imam Mustajab)

Jayakartatoday.com, MADIUN – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, mengajak segenap masyarakat untuk memilah sampah dari rumah guna menyukseskan program Zero Waste 2027. Hal itu dibarengi dengan peluncuran Pendekar Hijau serta penyaluran bantuan sebesar Rp10 juta untuk setiap RT di kawasan Pahlawan Street Center, Jumat (31/7/2026) malam.

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Madiun, F Bagus Panuntun, mengatakan kampanye “pilah sampah dari rumah” merupakan salah satu strategi guna mengurangi residu sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang telah kelebihan kapasitas.

Dalam peluncuran kampanye ini, Bagus mengaku telah mengundang 1.030 RT, ketua RW, tukang sapu sampah, penarik sampah, hingga jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar ajakan untuk peduli lingkungan tersebut dapat tersampaikan secara masif.

“Ini kita undang semua, supaya seluruh masyarakat di kota Madiun Ini tahu bahwa pemerintah kota mengajak membuang sampah mulai dari rumah dengan cara memilah,” ujarnya.

Bagus menjelaskan, TPA Winongo saat ini telah mengalami kelebihan kapasitas (overload) sejak beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut menurutnya harus segera dicarikan solusi, karena jumlah sampah harian di Kota Madiun terus diproduksi.

Jajaran Forkopimda Kota Madiun saat berfoto bersama dalam peluncuran kampanye Pilah Sampah dari Rumah di kawasan Pahlawan Street Center, Jumat (31/7/2026) malam. (Espos.id/Imam Mustajab)
Jajaran Forkopimda Kota Madiun saat berfoto bersama dalam peluncuran kampanye Pilah Sampah dari Rumah di kawasan Pahlawan Street Center, Jumat (31/7/2026) malam. (Espos.id/Imam Mustajab)

Menurutnya, kampanye “pilah sampah dari rumah” adalah jalan keluar untuk mengurangi residu sampah yang masuk ke TPA sambil menyukseskan program Zero Waste yang digagas 2025 lalu. Guna mendukung kampanye tersebut, Pemkot Madiun secara resmi melantik Pendekar Hijau di tiap RT serta menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta.

“Dalam perjalananya akan didampingi Pendekar Hijau yang tadi kita launching, nantinya merekalah yang mengedukasi masyarakat dalam menyukseskan program Zero Waste 2027. Sedangkan bantuan Rp10 juta itu secara teknis diperuntukan untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di masing-masing RT,” jelasnya.

Setelah bantuan tersebut disalurkan, Bagus menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberi pendampingan serta pengawasan melalui aplikasi yang telah disiapkan. Dengan demikian, Pemkot Madiun berharap jumlah residu sampah yang dibuang ke TPA Winongo dapat berkurang dan perekonomian melalui pemilahan sampah dapat mensejahterakan masyarakat.

“Tentu harapannya residu yang masuk ke TPS itu berkurang. Pengawasannya nanti sampai di tingkat RT, di aplikasi itu ada Dasboard sehingga laporan-laporan itu bisa masuk,” harapnya. (NA)

Leave a Reply