Tasji’ul Lughoh KRB UIN Saizu Dorong Mahasiswa Mahir Berbahasa Arab

Tasji’ul Lughoh KRB UIN Saizu Dorong Mahasiswa Mahir Berbahasa Arab
Divisi Bahasa Arab Komunitas Rumah Bahasa (KRB) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menggelar program Tasji’ul Lughoh pada Sabtu (13/6/2026). (Istimewa)

Jayakartatoday.com, PURWOKERTO – Kemampuan berbahasa Arab menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa pendidikan Islam di tengah perkembangan dunia akademik yang semakin global. 

Untuk mendukung peningkatan keterampilan tersebut, Divisi Bahasa Arab Komunitas Rumah Bahasa (KRB) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menggelar program Tasji’ul Lughoh pada Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UIN Saizu Purwokerto ini menjadi bagian dari komitmen KRB dalam menghadirkan ruang belajar bahasa Arab yang lebih inovatif, interaktif, dan mudah dipahami oleh mahasiswa.

Program ini tidak hanya diikuti oleh anggota Komunitas Rumah Bahasa, tetapi juga mendapat sambutan positif dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Arab secara praktis dan aplikatif.

Berbeda dengan pembelajaran formal di ruang kelas, Tasji’ul Lughoh dikemas dengan suasana yang santai namun tetap edukatif. Peserta diajak untuk menyusun berbagai bentuk kalimat bahasa Arab melalui latihan bertahap yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing.

Mulai dari kalimat sederhana hingga struktur kalimat yang lebih kompleks, seluruh peserta memperoleh kesempatan untuk berlatih secara langsung. Metode ini membantu mahasiswa memahami pola kalimat sekaligus melatih kemampuan berpikir menggunakan bahasa Arab.

Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta terhadap tata bahasa Arab sekaligus memperkuat keterampilan komunikasi mereka.

Kegiatan Tasji’ul Lughoh dipandu oleh Aisyah Amaliyah sebagai pemateri. Dengan metode pembelajaran yang komunikatif dan partisipatif, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga langsung mempraktikkan penyusunan kalimat dalam berbagai situasi.

Suasana kegiatan berlangsung hidup dan penuh antusiasme. Diskusi aktif, tanya jawab, serta praktik langsung membuat peserta lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Arab.

Pendekatan interaktif ini juga membantu mahasiswa menghilangkan rasa takut melakukan kesalahan saat berkomunikasi, sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan efektif.

Melalui program ini, KRB mendorong mahasiswa untuk memandang bahasa Arab sebagai keterampilan yang perlu digunakan dalam kehidupan akademik sehari-hari, bukan sekadar mata kuliah yang harus diselesaikan.

Kemampuan menyusun kalimat yang baik dan benar menjadi fondasi penting dalam mengembangkan keterampilan berbahasa lainnya, seperti berbicara, membaca, menulis, serta memahami berbagai literatur berbahasa Arab yang menjadi sumber utama dalam kajian keislaman.

Dengan penguasaan bahasa Arab yang lebih baik, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kualitas akademik sekaligus memperluas akses terhadap referensi ilmiah internasional maupun literatur klasik Islam.

Tasji’ul Lughoh menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Komunitas Rumah Bahasa dalam membangun budaya literasi bahasa asing di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Saizu Purwokerto.

Melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan secara rutin, KRB berupaya menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi kebahasaan di luar proses perkuliahan formal.

Keberadaan komunitas ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang suportif, sehingga mahasiswa semakin termotivasi untuk mengasah kemampuan bahasa Arab maupun bahasa asing lainnya.

Ke depan, KRB berharap semakin banyak mahasiswa yang memiliki keberanian berkomunikasi menggunakan bahasa Arab secara aktif, memahami literatur keislaman dengan lebih baik, serta mampu meningkatkan daya saing akademik melalui penguasaan bahasa yang mumpuni.(NA)

Leave a Reply