Besok Grebeg Pakujoyo Sukoharjo 2026, 3 Gunungan bakal Diarak Keliling Kampung

Besok Grebeg Pakujoyo Sukoharjo 2026, 3 Gunungan bakal Diarak Keliling Kampung
Seorang pengunjung berjalan kaki di area Taman Pakukoyo, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, Senin (15/6/2026). (Daerah/Bony Eko Wicaksono)

Jayakartatoday.com, SUKOHARJO — Grebeg Pakujoyo 2026 di Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, bakal kembali digelar pada Selasa (16/6/2026) pagi. Event budaya dan ekonomi ini melibatkan kelompok warga setempat serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Grebeg Pakujoyo merupakan agenda tahunan yang dipusatkan di area Taman Pakujoyo, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo. Grebeg Pakujoyo 2026 merupakan tahun ke-6 diselenggarakannya event budaya dan ekonomi tersebut.

Lurah Gayam, Giyat Sulastowo, mengatakan Grebeg Pakujoyo diawali dengan bazar UMKM di area Taman Pakujoyo. Puluhan pedagang kuliner, pakaian, hingga mainan turut ambil bagian dalam bazar UMKM tersebut.

“Event ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian serta menggeliatkan sektor UMKM khususnya di sekitar area Taman Pakujoyo, Kelurahan Gayam,” kata dia saat ditemui Espos di kantornya, Senin (15/6/2026).

Menurut Giyat, kirab budaya menjadi puncak Grebeg Pakujoyo 2026 yang digelar pada Selasa pagi. Kirab budaya bakal diikuti 14 kelompok masyarakat perwakilan setiap rukun warga (RW). Saat kirab budaya, tiga gunungan besar bakal diarak dari area Taman Pakujoyo mengelilingi perkampungan penduduk di wilayah Kelurahan Gayam.

Tiga gunungan besar itu berupa hasil bumi, makanan ringan, dan perabotan rumah tangga. “Grebeg Pakujoyo tahun lalu, ada gunungan uang yang ikut diarak mengelilingi perkampungan warga. Tahun ini, gunungan uang diganti dengan perabotan rumah tangga. Kami ingin meminimalkan risiko saat gunungan direbut oleh masyarakat,” ujar dia.

Panitia Grebeg Pakujoyo mengundang unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sukoharjo serta tokoh masyarakat di wilayah Kelurahan Gayam saat prosesi kirab budaya. Grebeg Pakujoyo menjadi simbol kerukunan dan kekompakan warga serta para pedagang yang berjualan di area Taman Pakujoyo.

“Ini sesuai tema yang diusung yakni Guyub Rukun Nyawiji, Nguri-Uri Budaya Jawi, Mbangun Gayam Maju. Kekompakan dan kerukunan warga bagian dari partisipasi masyarakat membangun Kelurahan Gayam,” urai Giyat.

Leave a Reply